Berwisata ke Jogja menjadi salah satu destinasi yang bisa melepas stress karena suasananya. Bagaimana tidak, selain memiliki banyak tempat wisata bersejarah, Jogja juga punya ragam wisata yang sejuk. Ada banyak tempat wisata Jogja yang masih memiliki udara murni. Ditambah lagi dengan pemandangan alam yang memanjakan mata serta spot foto yang instagramable, Jogja benar-benar menjadi surganya wisata, terutama bagi kaum milenial yang ingin hunting foto dengan latar belakang alam yang fotogenik. Perjalanan di mulai dari Yogyakarta International Airport menuju daya tarik wisata Candi Borobudur namun sangat disayangkan Candi Borobudur melakukan sterilisasi pada hari senin jadi hanya bisa sampai di taman saja tidak sampai ke puncak candi. Setelah dari Candi Borobudur, perjalanan dilanjutkan untuk makan siang dan lanjut ke Lava Tour Merapi menggunakan mobil jeep. Saat Lava Tour Merapi, disana kita bisa melihat Museum Sisa Hartaku yaitu peninggalan bukti erupsi Merapi pada tahun 2010. Lalu Batu Alien merupakan batuan yang di muntahkan oleh Merapi pada saat erupsi dan bentuk batu yang menyerupai wajah manusia. Lalu terakhir kita diajak wahana air yaitu offroad basah basahan menggunakan jeep dan pada saat itu saya tidak bawa pakaian ganti jadi saya meminta supirnya untuk tidak terlalu basah. Setelah dari Lava Tour Merapi perjalanan dilanjutkan menuju desa wisata yang terkenal yaitu Desa Wisata Pentingsari. Desa ini terletak di lereng Gunung Merapi dan di desa ini wisatawan diajak melakukan kegiatan bola lumpur dan juga menangkap ikan. Suasana yang dirasakan ketika berada di desa ini yaitu ketika berada di homestay milik warga disana. Saat berada di homestay tersebut kita dianggap sebagai bagian dari keluarga pemilik homestay tersebut. Makanan yang disediakan di sana yaitu makanan yang dimasak oleh pemilik homestay jadi serasa benar benar berada dirumah sendiri. Pada malam harinya kami menghadiri kegiatan sarasehan dengan pengelola Desa Wisata Pentingsari. Di kegiatan tersebut kami diceritakan bagaimana sejarah Desa Pentingsari dan juga kami mengajukan beberapa pertanyaan untuk menggali informasi. Perjalanan dilanjutkan di hari kedua yaitu menuju Candi Prambanan yaitu salah satu daya tarik wisata sejarah yang ada di Yogyakarta dan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu candi yang terindah di Asia Tenggara. Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan (pertengahan abad ke-9) dari Kerajaan Mataram Kuno. Sangat disayangkan saat berada disana cuacanya sangat panas jadi kami tidak terlalu lama berada di area candi. Setalah dari Candi Prambanan perjalanan dilanjutkan menuju Tebing Breksi yang berada di daerah Sambirejo, disana kami mengabadikan beberapa momen lewat foto dan lagi lagi cuaca yang panas memaksa kami untuk balik kembali ke bus untuk mencari AC. Lalu kami melanjutkan perjalanan ke daerah Malioboro untuk check in di Hotel Royal Darmo yang dimana hotel ini dekat sekali dengan pertokoan Malioboro. Setelah check in dan istirahat sebentar, kami makan malam lalu berangkat lagi mencari kopi joss. Sangat disayangkan hujan turun sangat deras jadi kami berteduh sejenak dan menunggu hujan sedikit reda lalu kami menaiki bentor atau becak motor. Saat menaiki bentor hujan turun kembali namun lebih deras dan membuat pakaian yang kami gunakan basah kuyup. Benar benar pengalaman yang luar biasa dan akhirnya kami sampai di kopi joss pak agus, kopi joss ini berbeda dari kopi lain dimana kopi nya diberi arang dan memberikan rasa yang tidak bisa dijelaskan. Kota Yogyakarta yang diguyur hujan pada malam itu memaksa kami balik ke hotel menggunakan grab. Keesokan harinya adalah hari terakhir di Yogyakarta kami sarapan dan melanjutkan perjalanan ke pusat oleh oleh bakpia pathuk, disana kami belanja oleh oleh. Setelah berbelanja oleh oleh perjalanan dilanjutkan menuju Yogyakarta International Airport untuk kembali terbang ke Bali, disana pengalaman kami menggunakan alat tes Genose C19 yaitu alat pendeteksi covid menggunakan nafas yang biaya nya itu Rp.40.000 dan kami terbang ke Bali menggunakan pesawat pada pukul 13.20 WIB. Perjalanan 3 hari ke Kota Yogyakarta yang begitu menyenangkan dan juga menambah informasi tentang daya tarik wisata yang ada di Yogyakarta. Sekian Terimakasih